Banyuraden siap pertahankan gelar desa mandiri 2026


Indeks Desa yang dahulu dikenal sebagau Indeks Desa Membangun (IDM) kembali menjadi kompas dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di Kalurahan Banyuraden. Guna memastikan ketepatan arah pembangunan tersebut, Pemerintah Kalurahan menggelar Musyawarah Kalurahan dengan agenda penetapan Indeks Desa Tahun 2026, pada Selasa (7/7) siang di Ruang Pertemuan Kalurahan. Seluruh pemangku kepentingan mulai dari Lurah, Pamong, BPKal, Ketua dan Pengurus LKK, Kader KPM serta unsur tokoh masyarakat duduk bersama, melakukan pencermatan guna memastikan isian data nyata sesuai kondisi di wilayah.


Didampingi oleh Pendamping Desa, agenda utama dalam musyawarah ini berfokus pada proses verifikasi dan pencermatan data-data pendukung. Data tersebut digunakan dalam pengisian instrumen indikator pada platform resmi Indeks Desa. Berdasarkan rekam jejak dua tahun terakhir, Kalurahan Banyuraden telah sukses menyandang predikat sebagai "Kalurahan Mandiri". Di tahun ini, capaian itu tetap dipertahankan, dengan sedikit penguatan skor Indeks Desa sesuai target minimal yang ditetapkan oleh Dinas PMKKPS DIY atas terisinya progres perkembangan Desa.

Selain sebagai rapor kinerja tahunan Kalurahan, nilai akhir dari Indeks Desa ini nantinya akan menjadi parameter dan tolok ukur bagi Pemerintah Kalurahan dalam menggodok dan mengarahkan kebijakan pembangunan pada tahun-tahun anggaran berikutnya. Dengan data yang valid, diharapkan pembangunan di Banyuraden akan semakin tepat sasaran, inklusif, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Acara musyawarah berjalan dengan lancar dan interaktif, ditutup dengan komitmen penyepakatan isian Indeks Desa Banyuraden Tahun 2026.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Andri Septiyanto, S.H.: Pemimpin Muda yang Mengabdi untuk Kemajuan Kalurahan Balecatur

Sumaryanto, Sosok Lurah Ambarketawang yang Konsisten Membangun dan Mengabdi

Trihanggo siapakan peraturan Kalurahan tentang pasar