Belajar Tata Kelola dan Pengembangan Usaha, BUMKal Tawang Sejahtera Laksanakan Studi Tiru ke BUMKal Sambirejo Prambanan
Prambanan, Sleman – Sabtu, 25 Juli 2026 menjadi momentum penting bagi BUMKal Tawang Sejahtera Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, dalam memperkuat kapasitas kelembagaan dan tata kelola usaha. Sebagai Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) yang baru terbentuk pada awal tahun 2026, BUMKal Tawang Sejahtera melaksanakan kegiatan studi tiru ke BUMKal Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, yang telah dikenal berhasil mengembangkan berbagai unit usaha dan tata kelola kelembagaan secara profesional.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BUMKal Tawang Sejahtera untuk belajar secara langsung dari praktik-praktik terbaik (best practice) yang telah diterapkan oleh BUMKal Sambirejo. Melalui studi tiru ini, diharapkan pengurus memperoleh wawasan, pengalaman, dan inspirasi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan BUMKal di Kalurahan Ambarketawang.
Rombongan dipimpin oleh jajaran Pemerintah Kalurahan Ambarketawang dan diikuti oleh berbagai unsur yang memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Carik beserta perangkat Kalurahan Ambarketawang, Direktur dan jajaran pengurus BUMKal Tawang Sejahtera, anggota BPKal Ambarketawang, Ketua beserta pengurus Koperasi Desa Merah Putih, FORKOM UMKM Ambarketawang, Pendamping Desa, serta perwakilan unit-unit usaha BUMKal. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan semangat kolaborasi untuk bersama-sama membangun BUMKal yang kuat, mandiri, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh Direktur beserta jajaran pengurus BUMKal Sambirejo. Suasana penuh keakraban sejak awal pertemuan mencerminkan semangat berbagi pengalaman dan mempererat jejaring antarkalurahan dalam mengembangkan ekonomi lokal.
Dalam sesi pemaparan, pihak BUMKal Sambirejo menjelaskan perjalanan berdirinya BUMKal hingga mampu berkembang menjadi lembaga usaha yang sehat dan dipercaya masyarakat. Berbagai materi disampaikan secara rinci, mulai dari proses pembentukan kelembagaan, penyusunan perencanaan bisnis, tata kelola organisasi, pengelolaan administrasi dan keuangan, strategi pengembangan unit usaha, hingga pentingnya membangun kepercayaan masyarakat sebagai modal utama keberhasilan BUMKal.
Peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi secara interaktif mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengelola BUMKal. Beragam pengalaman sukses maupun kendala yang pernah dialami BUMKal Sambirejo menjadi pelajaran berharga bagi BUMKal Tawang Sejahtera yang masih berada pada tahap awal pengembangan. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta.
Direktur BUMKal Tawang Sejahtera menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk memperkuat kapasitas pengurus. Menurutnya, keberhasilan sebuah BUMKal tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, tata kelola yang transparan, inovasi usaha, serta kemampuan membangun sinergi dengan pemerintah kalurahan dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana sebuah BUMKal dapat tumbuh secara berkelanjutan apabila dikelola secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal dalam menyusun program kerja dan mengembangkan unit-unit usaha yang sesuai dengan potensi Kalurahan Ambarketawang.
Studi tiru ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengembangan ekonomi desa tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antar-BUMKal, pemerintah kalurahan, lembaga desa, pelaku UMKM, pendamping desa, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat saling belajar dan berbagi pengalaman, diharapkan lahir inovasi-inovasi baru yang mampu memperkuat perekonomian desa.
Ke depan, BUMKal Tawang Sejahtera berkomitmen untuk menerapkan berbagai ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kunjungan ini sebagai dasar dalam membangun tata kelola kelembagaan yang lebih baik, memperluas unit usaha yang produktif, serta meningkatkan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Kalurahan Ambarketawang. Studi tiru ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi langkah strategis dalam mewujudkan BUMKal Tawang Sejahtera sebagai badan usaha desa yang profesional, mandiri, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

Komentar
Posting Komentar