BUMDes Ambarketawang Studi Tiru ke Sukoharjo, Perkuat Kapasitas Pengelolaan Usaha Pertanian dan Ketahanan Pangan
Gamping (Juni) – Dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan dan mengembangkan unit usaha yang berorientasi pada sektor pertanian dan ketahanan pangan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ambarketawang melaksanakan kegiatan studi tiru ke Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari praktik pengelolaan usaha pertanian yang telah berhasil dikembangkan di Kabupaten Sukoharjo. Sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional, Sukoharjo memiliki pengalaman dalam menjaga produktivitas pertanian, mengembangkan kelembagaan petani, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan potensi desa.
Rombongan BUMDes Ambarketawang memperoleh berbagai wawasan mengenai pengelolaan usaha berbasis pertanian, mulai dari pengadaan sarana produksi pertanian, pengelolaan hasil panen, pemasaran produk pertanian, hingga kolaborasi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan BUMDes dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, peserta juga mempelajari pentingnya inovasi usaha yang mampu memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa.
Dari hasil studi tiru tersebut, BUMDes Ambarketawang merencanakan pengembangan unit usaha yang berfokus pada sektor pertanian dan ketahanan pangan, antara lain:
Penyediaan sarana produksi pertanian seperti pupuk, benih, dan pestisida.
Pengelolaan kios atau agromart BUMDes sebagai pusat kebutuhan petani.
Penggilingan, pengemasan, dan pemasaran beras hasil petani lokal.
Pengembangan budidaya hortikultura dan sayuran untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Pengelolaan lumbung pangan desa sebagai cadangan pangan sekaligus stabilisasi harga hasil panen.
Kemitraan pemasaran hasil pertanian dengan kelompok tani, UMKM, dan pasar modern.
Direktur BUMDes Ambarketawang menyampaikan bahwa studi tiru ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menyusun strategi pengembangan usaha yang sesuai dengan potensi Desa Ambarketawang. Melalui penguatan sektor pertanian, BUMDes diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang berkelanjutan.
"Dengan belajar dari pengalaman BUMDes dan pelaku usaha pertanian di Sukoharjo, kami berharap dapat menghadirkan unit usaha yang tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Desa Ambarketawang," ujarnya.
Melalui kegiatan studi tiru ini, BUMDes Ambarketawang optimistis mampu membangun usaha yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa serta mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Komentar
Posting Komentar