BUMKal Tawang Sejahtera Perkuat Perencanaan Usaha Melalui Bimtek di BUMKal Tridadi Makmur
Sleman (25/7) – Dalam upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, BUMKal Tawang Sejahtera Kalurahan Ambarketawang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Analisis dan Perencanaan Usaha BUMKal yang dilaksanakan di BUMKal Tridadi Makmur. Kegiatan ini menghadirkan Direktur BUMKal Tridadi Makmur, Bapak Agus Cholid, SE., MM., sebagai narasumber utama yang membagikan pengalaman dan strategi dalam mengembangkan badan usaha milik kalurahan agar mampu tumbuh secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh Carik Ambarketawang. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa BUMKal merupakan salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Oleh karena itu, setiap pengurus dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menyusun perencanaan usaha yang matang agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan asli kalurahan.
Memasuki sesi inti, Bapak Agus Cholid menyampaikan berbagai materi yang aplikatif berdasarkan pengalaman nyata dalam mengelola BUMKal Tridadi Makmur yang telah berkembang dengan baik. Beliau menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh ketepatan dalam merencanakan dan membaca peluang usaha.
Materi pertama yang disampaikan adalah pentingnya mencari ide dan gagasan usaha. Menurut beliau, setiap usaha harus berangkat dari kebutuhan masyarakat dan potensi lokal yang dimiliki kalurahan. Ide-ide kreatif perlu terus digali agar BUMKal mampu menghadirkan produk maupun layanan yang memiliki nilai tambah serta mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.
Tahapan kedua adalah melakukan observasi. Pada tahap ini, calon usaha harus dipelajari secara menyeluruh, mulai dari kondisi pasar, kebutuhan konsumen, tingkat persaingan, hingga peluang pengembangannya. Observasi yang baik akan membantu pengurus BUMKal memperoleh gambaran nyata mengenai potensi keberhasilan usaha sekaligus mengurangi berbagai risiko yang mungkin muncul di kemudian hari.
Selanjutnya, narasumber menekankan pentingnya melaksanakan studi kelayakan usaha. Studi kelayakan menjadi dasar dalam menentukan apakah suatu ide usaha layak dijalankan dari sisi teknis, pemasaran, operasional, sumber daya manusia, maupun aspek keuangan. Dengan adanya kajian yang komprehensif, keputusan investasi yang diambil akan lebih terarah dan memiliki peluang keberhasilan yang lebih besar.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti materi dengan penuh antusias. Berbagai pertanyaan dan diskusi berkembang mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengelola BUMKal, strategi mencari peluang usaha baru, hingga cara membangun usaha yang mampu bertahan dalam jangka panjang. Suasana diskusi yang interaktif menunjukkan tingginya semangat pengurus BUMKal Tawang Sejahtera untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus BUMKal Tawang Sejahtera memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tahapan penyusunan analisis dan perencanaan usaha. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan setiap unit usaha yang akan dikembangkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan warga, serta memperkuat kemandirian ekonomi Kalurahan Ambarketawang.
Bimtek ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan berbagi pengalaman antarlembaga merupakan langkah strategis dalam membangun BUMKal yang profesional, inovatif, dan berdaya saing. Ke depan, BUMKal Tawang Sejahtera diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi usaha berbasis potensi lokal yang tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.


Komentar
Posting Komentar